MADIUN- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan sebuah indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia. Tak heran jika pemerintah getol berupaya mendongkrak IPM. Salah satu caranya dengan memberikan pelayanan terbaik pada tiap item di dalamnya.

Diantaranya adalah pelayanan pendidikan, kesehatan, hingga capaian angka harapan hidup. Tujuan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat yang ada dalam daerah tersebut. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, kota ini menempati urutan ketiga tertinggi IPM tingkat Jawa Timur dengan persentase 80,33 persen.

“Capaian IPM Kota Madiun termasuk luar biasa. Angka IPM nasional hanya 70 sekian persen. Se karesidenan Madiun, Kota Madiun IPM nya cukup tinggi,” ujar Kepala BPS Kota Madiun Umar Sjaifudin.

Lebih lanjut, Umar mengatakan, IPM Kota Madiun terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2017 IPM Kota Karismatik mencaoai 80,13 dan selanjutnya pada tahun 2018 mencapai 80,33 atau tumbuh sebanyak 0,25 persen.

“Dalam kurun waktu 2013 hingga 2018, secara rata-rata umur harapan hidup tumbuh sebesar 0,05 persen per tahun. Ini menunjukkan adanya perbaikan pembangunan kualitas kesehatan di Kota Madiun, dengan kata lain, masyarakat semakin menikmati pembangunan di bidang kesehatan,” jelasnya.

Sedangkan pada dimensi pengetahuan, selama periode 2013 hingga 2018, harapan lama sekolah di Kota Madiun meningkat dari 13,33 di tahun 2013 menjadi 14,21 tahun 2018 atau naik sekitar 0,25 tahun. Angka ini mengalami rata-rata pertumbuhan sebesar 1,3 persen per tahun.

“Artinya anak-anak berusia 7 tahun berpeluang mengenyam pendidikan hingga 14 tahun lebih,” tandasnya. (WS Hendro/kus/madiuntoday)

sumber : http://madiuntoday.id